Parkir Mobil di Bawah Pohon, Waspadai Hewan Ini Kotorannya Berbahaya

  • Bagikan
Parkir Mobil di Bawah Pohon

Parkir Mobil di Bawah Pohon – Kamu pasti pernah merasakan betapa panasnya suhu di dalam mobil saat terpapar sinar matahari langsung. Apalagi jika kamu tinggal di daerah tropis seperti Indonesia, yang memiliki iklim panas sepanjang tahun. Oleh karena itu, banyak orang yang mencari tempat parkir yang teduh, seperti di bawah pohon yang rindang.

Namun, tahukah kamu bahwa parkir mobil di bawah pohon ternyata memiliki banyak risiko yang dapat merusak mobil kamu? Salah satunya adalah terkena kotoran dari hewan yang hidup di pohon, seperti burung, tupai, atau kelelawar. Kotoran hewan ini tidak hanya mengotori mobil kamu, tetapi juga dapat mengandung zat berbahaya yang dapat merusak cat mobil, kaca mobil, atau bahkan kesehatan kamu.

Lalu, hewan apa saja yang kotorannya berbahaya bagi mobil kamu? Bagaimana cara menghindari dan membersihkan kotoran hewan tersebut? Simak ulasan Otomobile selengkapnya di artikel ini.

Hewan yang Kotorannya Berbahaya bagi Mobil

Hewan yang Kotorannya Berbahaya bagi Mobil

Ada beberapa jenis hewan yang kotorannya dapat merusak mobil kamu jika kamu parkir di bawah pohon. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Burung

Burung adalah hewan yang paling sering ditemukan di pohon, dan juga paling sering meninggalkan kotorannya di mobil kamu. Kotoran burung mengandung asam urat, yang dapat mengikis lapisan cat mobil jika dibiarkan terlalu lama. Selain itu, kotoran burung juga dapat mengandung bakteri, virus, atau jamur yang dapat menyebabkan penyakit, seperti salmonella, histoplasmosis, atau kriptokokosis.

2. Tupai

Tupai adalah hewan pengerat yang suka memakan buah-buahan, kacang-kacangan, atau biji-bijian yang ada di pohon. Kotoran tupai berbentuk bulat kecil, berwarna hitam atau coklat, dan berbau tidak sedap. Kotoran tupai dapat menempel di kaca mobil, bemper, atau grill, dan sulit untuk dibersihkan. Selain itu, kotoran tupai juga dapat mengandung parasit, seperti cacing pita, yang dapat menular ke manusia.

3. Kelelawar

Kelelawar adalah hewan nokturnal yang aktif di malam hari, dan biasanya hidup di pohon-pohon tinggi, seperti palem, pinus, atau bambu. Kotoran kelelawar disebut guano, yang berbentuk seperti butiran beras, berwarna abu-abu, dan berbau amoniak. Kotoran kelelawar dapat merusak cat mobil, karena mengandung asam nitrat yang sangat kuat. Selain itu, kotoran kelelawar juga dapat mengandung spora jamur yang dapat menyebabkan histoplasmosis, yaitu penyakit paru-paru yang dapat berakibat fatal .

Cara Menghindari dan Membersihkan Kotoran Hewan

Setelah mengetahui bahaya dari kotoran hewan yang dapat merusak mobil kamu, tentu kamu ingin menghindari parkir mobil di bawah pohon. Namun, terkadang kamu tidak punya pilihan lain, karena tempat parkir yang teduh sangat terbatas. Jika demikian, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghindari dan membersihkan kotoran hewan, yaitu:

1. Gunakan Sarung Mobil

Cara paling mudah untuk melindungi mobil kamu dari kotoran hewan adalah dengan menggunakan sarung mobil. Sarung mobil dapat menutupi seluruh permukaan mobil, sehingga kotoran hewan tidak dapat menempel atau meresap ke cat mobil. Sarung mobil juga dapat melindungi mobil kamu dari debu, kotoran, atau goresan yang dapat terjadi saat parkir di tempat umum.

2. Bersihkan Segera

Jika kamu tidak memiliki sarung mobil, atau lupa membawanya, maka kamu harus segera membersihkan kotoran hewan yang menempel di mobil kamu. Jangan biarkan kotoran hewan mengering atau menempel terlalu lama, karena dapat semakin sulit untuk dibersihkan, dan dapat merusak cat mobil.

Kamu dapat menggunakan air bersih, sabun, dan lap untuk membersihkan kotoran hewan. Jika kotoran hewan sudah mengering, kamu dapat merendamnya dengan air hangat atau cuka untuk melunakkannya.

3. Lakukan Perawatan Cat Mobil

Selain membersihkan kotoran hewan, kamu juga perlu melakukan perawatan cat mobil secara rutin, agar mobil kamu tetap terlihat kinclong dan tahan lama. kamu dapat melakukan perawatan cat mobil dengan cara waxing, coating, atau polishing.

Waxing adalah proses mengoleskan lapisan lilin pada cat mobil, untuk memberikan kilau dan perlindungan dari sinar UV, debu, atau kotoran.

Coating adalah proses mengaplikasikan lapisan khusus pada cat mobil, untuk memberikan perlindungan ekstra dari goresan, karat, atau baret.

Polishing adalah proses menghaluskan permukaan cat mobil, untuk menghilangkan noda, bercak, atau bekas kotoran.

Kesimpulan

Parkir mobil di bawah pohon memang dapat memberikan kenyamanan bagi kamu, karena mobil kamu tidak akan terasa panas saat masuk kembali. Namun, parkir mobil di bawah pohon juga memiliki banyak risiko yang dapat merusak mobil kamu, salah satunya adalah terkena kotoran dari hewan yang hidup di pohon, seperti burung, tupai, atau kelelawar. Kotoran hewan ini tidak hanya mengotori mobil kamu, tetapi juga dapat mengandung zat berbahaya yang dapat merusak cat mobil, kaca mobil, atau bahkan kesehatan kamu.

Untuk menghindari dan membersihkan kotoran hewan, kamu dapat menggunakan sarung mobil, membersihkan segera, atau melakukan perawatan cat mobil. Dengan begitu, kamu dapat menjaga mobil kamu tetap bersih, sehat, dan awet.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang sering parkir mobil di bawah pohon. Jika kamu memiliki pertanyaan, saran, atau kritik, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca artikel ini sampai habis.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *