Reli Dakar 2022 Sudah Berjalan 4 Etape, Toyota Hilux Masih Memimpin

  • Share

Reli Dakar 2022 sudah berlangsung selama 4 etape. Sejauh ini, tim Toyota Gazoo Racing dengan Hilux yang dipiloti oleh pereli Nasser Al-Attiyah masih memimpin.

Pereli asal Qatar, Nasser Al-Attiyah masih memimpin di Reli Dakar 2022. Nasser yang mengendarai Toyota Hilux tampil konsisten di empat etape pertama. Legenda reli Sebastian Loeb juga tampil cukup impresif dengan mobil Prodrive BRX Hunter Dakar yang ia kendarai.

Sementara itu, Carlos Sainz menjadi satu-satunya pereli yang mampu merebut satu etape dengan mengendarai mobil listrik milik Audi, RS Q e-tron. Setelah etape 4, para pereli akan menghabiskan rute melingkar etape 5 dan etape 6 dengan mengitari Riyadh, Arab Saudi.

Gambar Audi RS Q e-tron

Audi sempat mencuri satu kemenangan dari Toyota di etape tiga

Etape 5 sendiri memiliki jarak 563 km dengan etape khusus 348 km yang dihiasi bukit-bukit batu dan diikuti trek lurus panjang di antara bukit pasir. Setelah itu, para pereli masih harus melewati 1 etape lagi sebelum bisa beristirahat selama sehari. Lantas, seperti apa keseruan dari Reli Dakar 2022 sejauh ini?

>>> Review Toyota Hilux 2.4 V 4×4 AT 2020: The Most Luxurious And Tough Workhorse?

Toyota Masih Tampil Dominan

Sebelum Reli Dakar 2022 bergulir, Nasser Al-Attiyah dan Toyota memang dijagokan untuk memenangkan ajang reli ketahanan paling ekstrem ini. Mereka ingin membalas dendam setelah dikalahkan dua tahun berturut-turut oleh tim Mini yang diperkuat oleh Carlos Sainz di tahun 2020 dan Stephane Peterhansel di tahun 2021.

Mereka pun meluncurkan Toyota GR DKR Hilux T1+ terbaru pada September lalu demi memastikan dominasi Al-Attiyah di tahun 2022. Mobil tersebut menggunakan mesin bensin V6 3,5 liter twin-turbo yang dipinjam dari Toyota Land Cruiser 300 yang akan dipasarkan di Indonesia dalam waktu dekat.

Gambar Mesin Land Cruiser

Inilah mesin yang digunakan oleh Hilux yang mendominasi ajang Reli Dakar

Meski baru memenangkan 1 etape, Al-Attiyah yang sempat dikalahkan oleh Carlos Sainz dan Sebatian Loeb masih bisa finis di urutan kedua yang membuatnya berada di posisi pertama secara keseluruhan.

Tak hanya tim pabrikan, Overdrive Toyota yang diperkuat oleh Yazeed Al-Rajhi juga sanggup mencuri 1 etape dengan Toyota Hilux-nya. Ia finis 14 detik lebih cepat dari Nasser Al-Attiyah pada etape keempat.

>>> Dakar Classic: Kelas Baru Untuk Para Veteran Gurun

Audi Membuktikan Bahwa Mobil Listrik Bisa Kompetitif

Satu hal yang cukup menarik pada Reli Dakar 2022 ini adalah kehadiran mobil listrik Audi RS Q e-tron yang sanggup mengungguli mobil-mobil bermesin konvensional di etape ketiga.

Carlos Sainz melibas medan dengan rute khusus sejauh 255 km dalam waktu 2 jam 26 menit 51 detik. Stephane Peterhansel yang merupakan rekan setim Sainz juga mampu tampil apik dengan Audi-nya di etape yang sama.

Gambar Audi RS Q e-tron

Audi membuktikan bahwa mobil listrik bisa kompetitif di ajang motorsport yang didominasi mesin konvensional

Hasil ini merupakan sebuah rekor baru karena Audi RS Q e-tron tersebut adalah mobil listrik pertama yang mampu memenangkan etape Reli Dakar. Audi RS Q e-tron meminjam mesin bensin 2,0 liter turbocharged 4-silinder dari RS5 Turbo DTM dan motor listrik dari Formula E.

Mobil yang menghasilkan tenaga 671 HP ini menggunakan mesin bensin sebagai generator untuk mengisi daya baterai 50 kWh yang tersemat pada mobil balap listrik tersebut.

Apakah mobil listrik milik Audi sanggup menjegal dominasi Toyota Hilux di Reli Dakar 2022? Kita tunggu saja kelanjutannya di selama dua minggu ke depan.

>>> Temukan Mobil Bekas Idaman Anda di Sini

  • Share