Reaksi Ferdinand Hutahaean Usai Dirinya Dipolisikan Imbas Cuitan ‘Allahmu Lemah’

  • Share
Reaksi Ferdinand Hutahaean Usai Dirinya Dipolisikan Imbas Cuitan 'Allahmu Lemah'

Ferdinand Hutahaean dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan dan Bareskrim Polri. Ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan mempolisikan Ferdinand atas tuduhan ujaran kebencian.

OtoMobile.id
Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean belakangan menuai sorotan terkait cuitan di akun Twitter-nya yang dinilai bernada SARA. Pada Selasa (4/1), Ferdinand sempat menuliskan “Allahmu ternyata lemah” dalam cuitannya. Namun cuitan tersebut kini telah dihapus.

Cuitan tersebut membuat Ferdinand mendapat banyakan kecaman dari warganet. Belakangan, Ferdinand dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan dan Bareskrim Polri. Ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan mempolisikan Ferdinand atas tuduhan ujaran kebencian.

Selain itu, Ferdinand juga dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) KNPI Haris Pertama. Pihak pelapor mempolisikan Ferdinand atas tindak pidana atau dugaan tindak pidana menyebarkan informasi pemberitaan bohong atau hoaks.

“Inisial HP, yang melaporkan ada tindak pidana atau dugaan tindak pidana menyebarkan informasi pemberitaan bohong, pemberitaan hoaks, yang mana dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan pada Rabu (5/1).

Sementara itu, Ferdinand mengaku telah mengetahui bahwa dirinya dilaporkan ke polisi. Ferdinand lantas mengaku akan menghormati dan menghargai hak hukum pelapor sebagai warga negara Indonesia (WNI).

“Saya pun sebagai warga negara yang baik, tentu akan menjalani proses hukum kalau memang akan diproses,” tutur Ferdinand kepada Kompas.com.

Lebih lanjut, Ferdinand memberikan klarifikasi terkait cuitannya yang membuat heboh. Menurut Ferdinand, cuitan tersebut tidak menyasar orang atau kelompok agama tertentu.

“Jadi kalau ada yang mengait- ngaitkannya dengan agama tertentu, saya pikir ini hanya sedang berupaya mencari-cari kesalahan saya saja,” kata Ferdinand.

Ferdinand sendiri menilai bahwa selama dirinya berpolitik, ada kelompok-kelompok yang selalu merasa paling benar. Ia pun mempersilakan pihak-pihak yang hendak melapor ke polisi.

“Kiprah politik saya memang keras berhadapan dengan kelompok-kelompok yang selama ini selalu merasa paling benar di republik ini,” ujarnya. “Jadi, bagi saya, saya hormati itu. Silakan saja, nanti kita akan lihat prosesnya seperti apa.”

Meski demikian, Ferdinand berharap pihak-pihak tersebut untuk tak selalu merasa hukum harus seusia keinginan mereka. “Jangan merasa bahwa hukum itu harus sesuai seleranya dia, hukum itu harus sesuai keinginannya dia. Nah, itu yang tidak boleh,” jelasnya.

Ferdinand juga mengingatkan pihak pelapor bahwa dirinya juga bisa mempolisikan balik mereka. Menurut Ferdinand, dirinya bisa saja melapor balik apabila nantinya hal-hal yang dituduhkan kepadanya terbukti fitnah. Namun Ferdinand memastikan bahwa dirinya akan bersikap kooperatif apabila dipanggil oleh pihak kepolisian.

“Kalau memang ada beberapa laporan, kita tunggu saja nanti seperti apa. Dan saya pasti akan kooperatif lah, enggak pakai kabur-kabur lah,” tukasnya.

(wk/Bert)

Next article