Insentif PPnBM Hilang, PPN 11%, BBM Makin Mahal, Orang Indonesia Enggan Beli Mobil Baru?

  • Share
Jakarta

Harga mobil baru naik jutaan rupiah akibat PPN (Pajak Pertambahan Nilai) naik 1%, dari 10% menjadi 11%. Selain itu, beberapa model harganya kembali normal usai tidak diperpanjangnya insentif PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah). Kemudian, baru-baru ini pemerintah juga menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi dengan kenaikan harga yang cukup signifikan. Apakah faktor-faktor yang membebankan itu akan membuat konsumen mengurungkan niat membeli mobil baru?

Dijelaskan Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, daya beli masyarakat Indonesia akan tetap kuat, kendati banyak faktor yang menjadi bahan pertimbangan saat memutuskan meminang mobil baru.

“Pada dasarnya pasar Indonesia masih menjanjikan. Karena itu banyak sekali brand-brand lain menanamkan investasi di Indonesia, karena mereka melihat potensi pengembangan bisnis otomotif di Indonesia itu masih besar,” buka Amel di Kantor Pusat ADM di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (14/4/2022).

“Walaupun sekarang insentif PPnBM sudah mulai dilepas–kecuali LCGC yang diturunin 1%–pada dasarnya yang kita butuhkan adalah ekonomi yang stabil dan daya beli. Kalau itu ada, pasar pasti naik. Dan Indonesia masih punya potensi growth yang luar biasa,” sambung Amel.

Ditambahkan oleh Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, daya beli konsumen akan tetap tinggi karena berbarengan dengan momentum diperbolehkannya mudik lebaran tahun ini.

“Walaupun ada kenaikan PPN jadi 11% dan tidak ada lagi PPnBM, April masih bisa naik (penjualannya) karena kebetulan ada (libur) lebaran. Jadi ada satu hal yang memberatkan, tapi ada satu sisi yang merupakan demand, kebutuhan yang tinggi,” kata Hendrayadi dalam kesempatan yang sama.

“Jadi biasanya kalau sebelum lebaran naik 10%-an market, jadi di April ini mungkin prediksinya naik masih naik sekitar 10%-an (juga),” tukasnya.

Simak Video “1 April PPN Jadi 11 Persen, Samsung Tegaskan Produknya Tidak Naik Harga
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

  • Share