Recall Daihatsu Rocky, 1.183 Unit Sudah Masuk Bengkel dan Diperbaiki – Berita Otomotif

  • Share

JAKARTA – Nyaris 1.200 unit Daihatsu Rocky sejauh ini sudah mengikuti program recall di Indonesia. Perkembangannya disebut lebih cepat dari dugaan awal.

Executive Coordinator Technical Service Division PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi menjelaskan 1.183 unit Rocky tercatat masuk bengkel hingga 13 April 2022, sejak pengumuman recall dilakukan pada 11 Maret 2022.

“Banyak konsumen yang sudah aware (sadar), paham bahwa kami sebagai pabrikan melakukan tanggung jawab kami. Ketika ada potensi sekecil apa pun itu, kami lakukan recall ke konsumen dan perkembangannya saat ini dua kali lebih banyak dari apa yang kami rencanakan di awal,” ucap dia menjawab pertanyaan Mobil123.com dalam Buka Puasa Bersama Media, Kamis (14/4/2022) di Sunter, Jakarta.

Sekadar mengingatkan, 24.155 unit Rocky plus ‘saudaranya’ Toyota Raize mengalami recall di Tanah Air. Sebanyak 9.378 unit di antaranya dikontribusikan oleh Rocky.

Daihatsu Rocky

Pemicu recall Rocky maupun Raize adalah adanya potensi masalah pada pengelasan fender apron depan, tepatnya pada dudukan shock absorber.

Hal itu membuat bagian tersebut bisa mengeluarkan bunyi abnormal atau bahkan lepas saat melewati jalanan rusak atau bergelombang.

Di bengkel, perbaikan dilakukan dengan cara menambah titik pengelasan dari 11 menjadi 25 untuk memperkuat sektor tersebut. Adapun waktu pengerjaannya diperkirakan mencapai 10 jam kerja untuk Rocky.

Bambang sendiri menyatakan dari 1.183 unit Rocky yang sejauh ini masuk bengkel, tidak ada yang rusak atau bermasalah. Semua masih dalam kondisi baik.

“Semuanya tidak ada yang terlepas. Masih dalam posisi, masih dalam kondisi baik. Namun, kami tetap melakukan tindakan preventif (dengan menambah titik pengelasan),” ujar dia.

Daihatsu Rocky 2022

Ia lalu memperkirakan pada April ini total unit Rocky yang masuk bengkel untuk mematuhi recall menjadi sekitar 1.500 unit. Daihatsu pun sedang mempertimbangkan untuk merevisi target penyelesaian program ini.

“Di rencana awal kami, sampai setahun itu 30 persen targetnya dari semua konsumen yang terkena recall. Tapi, melihat pencapaian sekarang yang sudah 12,8 persen dalam sebulan, kami akan mempertimbangkan juga untuk mempercepatnya demi melakukan tindakan preventif dan memastikan para pelanggan kami merasa aman dan nyaman,” papar dia.

“Kami akan melihat tiga bulan ke depan. Kalau bisa (target) dipercepat, lebih baik. Sementara ini targetnya masih sama (30 persen setahun),” tutup Bambang mengenai recall Rocky. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<

  • Share