Beli Mobil Bekas Mulai April 2022 Dikenakan PPN – Berita Otomotif

  • Share

JAKARTA – Mulai bulan ini, pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap transaksi jual-beli mobil bekas.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 65/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menetapkan regulasi itu pada 30 Maret 2022. PPN untuk mobil bekas sendiri efektif berlaku per 1 April 2022.

Tarif PPN mobil bekas, menurut salinan aturan yang didapatkan oleh Mobil123.com, diatur dalam Pasal 2 Ayat 5.

“Sebesar 1,1 persen dari harga jual,” demikian tertulis pada poin a.

Lalu, poin b di pasal serta ayat yang sama menetapkan bahwa PPN kemudian akan naik lagi menjadi 1,2 persen dari harga jual. Akan tetapi, pemberlakuannya baru terjadi pada 2025 mendatang.

Pengenaan PPN pada transaksi mobil bekas terjadi bersamaan dengan revisi tarif PPN yang dilakukan pemerintah untuk berbagai sektor. Ini diatur dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

PPN yang sebelumnya 10 persen disesuaikan menjadi 11 persen. Kemudian, mulai 2025, disepakati bahwa tarif PPN naik lagi menjadi 12 persen.

Kenaikan PPN menjadi 11 persen, di sektor otomotif, turut berdampak pada perubahan harga mobil-mobil baru mulai April 2022.

Eksekutif dari berbagai merek seperti Toyota, Honda, Suzuki, ketika ditemui dalam berbagai kesempatan di sela-sela Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 pada 31 Maret-10 April di JIExpo Kemayoran, mengakui adanya revisi harga karena hal tersebut.

Bukan itu saja pemicu para pemain di industri roda empat mengoreksi harga jual bulan ini. Faktor lain adalah berakhirnya masa ‘diskon’ Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) tahun ini sebesar 50 persen dari tarif normal bagi mobil-mobil non-LCGC.

Sekadar mengingatkan, untuk dapat menikmati kebijakan bernama resmi PPnBM Ditanggung Pemerintah (PPnBM) DTP, sebuah mobil penumpang harus memenuhi beberapa syarat yang ditentukan.

Adapun syarat bagi mobil non-LCGC ialah harga di bawah Rp250 juta, dengan kandungan komponen lokal sekurang-kurangnya 80 persen. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<

  • Share