Mudik Tanpa Penyekatan, Ini Langkah Polisi Cegah Kemacetan

  • Share
Jakarta

Pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman Lebaran tahun ini. Demi mencegah kemacetan di jalan tol, polisi telah menyiapkan berbagai strategi pengaturan rekayasa lalu lintas.

Polres Metro Bekasi telah menyiapkan pengaturan rekayasa lalu lintas yakni sistem satu arah (one way) dan juga contraflow. Hal ini dilakukan guna mencegah kemacetan di jalur mudik, terutama di ruas jalan tol.

“Untuk jalur tol rencana akan dilakukan one way atau contraflow,” kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Argadija Putra, dilansir NTMC Polri.

Sementara itu, di jalur mudik jalan arteri pihak kepolisian bakal menempatkan sejumlah personel untuk memaksimalkan pengaturan dan penjagaan lalu lintas. Polres Metro Bekasi juga melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik rawan macet, seperti di Jalan Kalimalang-Bekasi.

Lebih lanjut, Arga mengatakan pihak polisi juga bakal menyiapkan pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di 13 titik jalur mudik. Posko ini tersebar di jalur mudik mulai dari jalan arteri hingga jalan tol.

“Di jalur Pantura ada 6 Pospam dan 2 Posyan, di jalur Kalimalang ada 2, di jalur tol ada 3 (titik) di rest area,” jelasnya.

Sebagai informasi, di pos pelayanan polisi juga menyiapkan layanan vaksin booster. Sehingga bagi para pemudik yang belum mendapatkan vaksin booster bisa disuntik di tempat Posyan secara gratis.

Arga memastikan tidak akan ada penyekatan pada mudik tahun ini. Meski demikian, nantinya polisi akan mengadakan sampling acak kepada para pemudik dan membuka layanan vaksin.

“Nggak ada (penyekatan). Nanti mungkin kita lakukan pengecekan uji sampling juga, kalau ada pemudik yang belum vaksin, kita sarankan untuk vaksin di pos pelayanan itu,” pungkasnya.

Prediksi Puncak Mudik Tahun Ini Terjadi Akhir April

Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi mengatakan jika polisi memprediksi puncak arus mudik tahun ini terjadi pada 29-30 April 2022.

“Untuk mudik puncaknya tanggal 29 dan 30 (April), sedangkan baliknya tanggal 7 dan 8 (Mei),” kata Eddy dilansir detikNews.

Lebih lanjut, Eddy mengatakan ada sejumlah titik wilayah yang berpotensi terjadi kemacetan. Di antaranya jalur arteri hingga tempat wisata.

“Titik-titik potensi kemacetan tetap ada di ruas jalan arteri atau nasional, tol dan tempat wisata, namun demikian Polri sudah menyiapkan skema cara bertindaknya,” ungkapnya.

Simak Video “Pemerintah Lakukan Random Cheking Untuk Pemudik Berkendaraan Pribadi
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/mhg)

  • Share