Harga Toyota Avanza-Raize Kembali Normal, Agya-Calya Naik Rp 2 Jutaan

  • Share
Jakarta

Periode diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 50% untuk mobil 1.500 cc ke bawah dengan pembelian lokal minimal 80% dan rentang harga Rp 200-250 juta berakhir pada 31 Maret 2022. Harga Toyota Avanza dan Raize pun kembali normal. Sementara untuk model-model LCGC seperti Agya dan Calya harganya naik Rp 2 jutaan karena adanya perubahan aturan besaran diskon PPnBM.

Sebagai informasi, relaksasi PPnBM mobil baru merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendongkrak penjualan kendaraan di periode krisis lantaran pandemi virus Corona (COVID-19). Kebijakan yang disebut PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) ini terus diperpanjang sejak dimulai Maret 2021. Skema program ini terus berganti-ganti, hingga berakhir pada 31 Maret 2022.

Untuk mobil bermesin 1.500 cc ke bawah, diberi diskon PPnBM sebesar 50% pada periode Masa Pajak Januari 2022 sampai dengan Masa Pajak Maret 2022. Artinya, pada tiga bulan pertama 2022, mobil jenis itu hanya dikenakan PPnBM 7,5% dari normalnya sebesar 15%.

First drive Toyota RaizeToyota Raize Foto: Dok. TAM

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberi sinyal pemerintah tidak akan memperpanjang program ini.

“(Jadi) kalau demand-nya sudah cukup. Cukup,” ujar Airlangga kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta (31/3).

Sejalan dengan pernyataan Airlangga, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, juga mengindikasikan hal yang sama. Menurut Anton, beberapa tipe mobil Toyota yang mendapatkan diskon PPnBM 50% sejak awal tahun, kini harganya sudah normal lagi.

“Untuk PPnBM kan ada dua kategori, yang di bawah Rp 250 juta so far (sejauh ini) kita belum ada informasi tambahan, jadi harga dikembalikan ke normal. Itu (ada) di beberapa tipe Avanza dan Raize,” kata Anton dalam diskusi virtual (1/4).

Toyota melakukan penyegaran pada mobil Calya di tahun 2019 ini. Penyegaran ini dilakukan pertama kalinya setelah tiga tahun mengaspal di Indonesia.Toyota Calya Foto: Rifkianto Nugroho

Sementara untuk model-model LCGC, memang masih mendapatkan program diskon PPnBM. Namun besaran diskonnya sudah berubah, sehingga harganya mengalami kenaikan beberapa juta rupiah.

“Kemudian untuk LCGC masih ada support PPnBM walaupun angkanya berubah dari kuarter satu ke kuarter dua, dari 100% subsidi menjadi 66,7% subsidi. Jadi kira-kira 2/3 nya masih disubsidi, jadi ada sedikit kenaikan harga sekitar Rp 2 jutaan untuk Agya dan Calya. Ini subsidi support yang sangat baik, jadi saya rasa baiknya untuk customer-customer yang ingin membeli LCGC masih ada opportunity (kesempatan), masih ada subsidi yang cukup besar,” sambung Anton.

Sebagai informasi, mobil-mobil LCGC mendapat diskon 100% dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Januari 2022 sampai dengan Masa Pajak Maret 2022; 66 2/3% dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak April 2022 sampai dengan Masa Pajak Juni 2022; dan 33 1/3% dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Juli 2022 sampai dengan Masa Pajak September 2022.

Sederhananya begini: konsumen LCGC dibebankan PPnBM sebesar 0% alias gratis pada Januari-Maret 2022, PPnBM 1% pada April-Juni 2022, dan PPnBM 2% pada Juli-September 2022. Sisanya pada Oktober sampai Desember LCGC dikenakan PPnBM normal yakni sebesar 3%.

(lua/dry)

  • Share