Kalau Macet Ada Kompensasi Juga Dong!

  • Share
Jakarta

Korlantas Polri akan menerapkan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di jalan tol. Cara ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Namun, Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan menilai, penerapan ETLE harusnya disertai juga dengan peningkatan kualitas layanan di jalur jalan berbayar tersebut.

“ITW meminta, rapat koordinasi (rakor) yang akan digelar pihak-pihak terkait rencana tersebut juga membahas hak-hak pengguna ruas jalan berbayar atau ruas tol. Misalnya, apa kompensasi bagi pengendara bila gangguan lalu lintas terjadi akibat tindakan pengelola jalan tol. Seperti kemacetan yang setiap hari melanda beberapa ruas jalan tol. Karena, pintu ruas tol terus dibuka kendati ruas jalan tol sudah terjadi kemacetan. Sehingga tidak ada bedanya dengan jalan non-tol kecuali hanya berbayar dan tidak berbayar,” ucap Edison dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom.

Padahal, jalan berbayar atau tol adalah jalan bebas hambatan. Edison menilai, semestinya pengguna jalan tol mendapat garansi jaminan keselamatan dan fasilitas-fasilitas yang memadai. “Bukan dijejali dengan penindakan ataupun larangan-larangan yang justru potensi menghambat kelancaran,” ujar Edison.

Dia melanjutkan, ITW menyarankan agar rapat koordinasi Polri, Jasa Marga, BPJT, Dishub dan pihaknya terkait lainnya membuat keputusan yang orientasinya keselamatan dan kenyamanan. Menurutnya, juga diperlukan upaya-upaya yang dapat meminimalisir kerugian pengguna jalan tol dengan mewajibkan pengelola jalan tol memberikan kompensasi kepada pengemudi yang komplain.

“ITW mengingatkan, dalam menjalankan bisnisnya pengelola jalan tol orientasinya jangan hanya keuntungan semata dan selalu merasa benar apalagi memaksakan kehendak. Sebaliknya pengemudi juga bukan hanya untuk dijadikan objek dari kebijakan yang dibuat. Harus ada hak dan kewajiban yang harus dijalankan dan ditaati masing-masing pihak,” sebutnya.

“ITW mendukung penerapan aturan kecepatan maupun potensi-potensi yang memicu terjadi kecelakaan khususnya di ruas jalan tol. Tetapi hendaknya disertai sosialisasi yang berkelanjutan dan memperhatikan hak-hak pengguna jalan berbayar yaitu ruas jalan tol. Juga meminta pengelola tidak menolak pembayaran dengan uang tunai sebagai alat tukar yang sah,” sambungnya.

Simak Video “Awas Kena Tilang Elektronik di Tol, Segini Batas Kecepatan Maksimalnya
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)

  • Share