Tagar #WadasMelawan Puncaki Trending Topic, Ini Alasan 23 Orang di Desa Wadas Ditangkap Polisi

  • Share

OtoMobile.id
Kedatangan petugas gabungan polisi, TNI, dan Satpol PP ke Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Selasa (8/2) hari ini ramai diperbincangkan media sosial. Aparat gabungan itu disebut bertujuan untuk mengawal aktivitas pengukuran lahan kueri di Desa Wadas.

Di Twitter, tagar #WadasMelawan memuncaki trending topic Twitter Indonesia pada Selasa sore. Beragam foto dan video aparat di Desa Wadas dibagikan dengan tagar #WadasMelawan. Beberapa organisasi lingkungan hidup turut menggunakan tagar tersebut dan mengecam aksi aparat di Desa Wadas.

Greenpeace mengecam keras polisi masuk kampung, mengintimidasi warga dan melakukan penangkapan sewenang-wenang terhadap warga Wadas. #WadasMelawan #WadasMemanggil #StopPengukuranDiWadas #StopAparatMasukWadas,” tulis akun Twitter Greenpeace Indonesia.

WALHI mengutuk keras tindakan sewenang-wenang kepolisian di Desa Wadas. Pada hari ini, Selasa, 8 Febuari 2022, ribuan personil aparat kepolisian merangsek masuk ke Desa Wadas, tanpa pemberitahuan. #WadasMelawan,” cuit akun Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

Trending Topic Twitter Indonesia

Twitter

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mengakui bahwa pihaknya telah menangkap puluhan orang di Desa Wadas. Puluhan orang tersebut diamankan karena bertindak anarkis dan menghalangi petugas.

“Ada 23 orang yang diamankan dan langsung dibawa ke Polsek Bener untuk dilakukan interogasi,” tutur Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudussy.

Iqbal menjelaskan bahwa selama proses pengukuran, ada ketegangan antar warga yang pro dan kontra dengan kegiatan tersebut. Konflik disebut sempat terjadi hingga membuat petugas kepolisian terpaksa mengamankan puluhan orang. Beberapa di antaranya disebut membawa senjata tajam.

“Aparat kemudian mengamankan masyarakat yang membawa Sajam (Senjata Tajam) dan Parang dan dibawa ke Polsek,” paparnya.

Selain itu, Iqbal mengklarifikasi kabar yang menyebut seorang warga bernama M Saudi bin H Matali hilang selama proses pengukuran. Menurut Iqbal, M Saudi diamankan polisi lantaran membagikan foto kegiatan Polres Purworejo di lokasi dengan narasi provokatif ke WhatsApp Group.

(wk/Bert)

  • Share