Mau KPR? Ini Daftar Suku Bunga Perbankan!

  • Share

Jakarta, OtoMobile.id – Bank Indonesia (BI) mengumumkan suku bunga acuan tidak berubah dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi Januari 2022. BI memperkirakan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) maupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) pada kuartal I-2022 sebesar Rp 9,98%.

Lalu sebenarnya berapakah tingkat suku bunga KPR di perbankan saat ini? Berikut daftarnya:

1. Bank BTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menjadi bank penyalur KPR terbesar di Indonesia. BTN bukan hanya menyalurkan KPR non susbidi, namun juga KPR subsidi. Namun apakah suku bunganya cukup menarik dan bersaing di antara bank lain, terutama bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya?

Mengutip laman resmi BTN, BTN memiliki beragam program untuk KPR, termasuk program untuk pemilikan rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan untuk pembelian rumah sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun. Untuk KPR Subsidi, suku bunganya sebesar 5,00% fixed sepanjang jangka waktu kredit.

Sementara itu, suku bunga untuk KPR BTN non-subsidi, berkisar antara 8,88% hingga 9,49%. Namun, suku bunga ini bukan suku bunga fixed sepanjang masa pinjaman. Misalnya, untuk bunga sebesar 8,88% hanya berlaku fixed selama dua tahun berlaku untuk plafon Rp 250 juta sampa Rp 1,5 miliar untuk debitur fixed income. Namun, untuk nasabah Prioritas Bank BTN atau menggunakan payroll/kolektif ASN/BUMN/TNI-POLRI bisa fixed hingga tiga tahun.

Sedangkan untuk bunga 9,49% bisa fixed selama dua tahun asalkan maksimal kredit di bawah Rp 250 juta. Besaran suku bunga ini berlaku untuk KPR/KPA pembiayaan rumah/apartemen baru dan second, seluruh pengembang baik pengembang berbadan hukum maupun perorangan.

2. Bank BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memiliki produk BNI GRIYA, yang merupakan fasilitas pembiayaan konsumtif yang dapat digunakan untuk tujuan, pembelian, pembangunan/renovasi, Top Up, refinancing, atau take over properti berupa rumah tinggal, villa, apartemen, kondominium, rumah toko, rumah kantor, atau tanah kaveling yang besarnya disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan dan kemampuan membayar kembali masing-masing pemohon.

BNI bisa memberikan KPR hingga 30 tahun dengan maksimal kredit Rp 20 miliar, adapun untuk suku bunga KPR di BNI berkisar dari 6,75% hingga 10,50% dengan syarat dan ketentuan termasuk juga plafon pinjaman. Suku bunga tersebut juga memiliki masa fixed yang berbeda-beda.

3. Bank BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga menyalurkan KPR dan berharap bisa menjadi solusi serta kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki hunian yang diinginkan. KPR BRI bisa digunakan untuk rumah tinggal, apartemen, condotel, ruko atau rukan.

KPR BRI juga berlaku untuk pembelian baru, bekas, refinancing, top up, pembangunan, renovasi, dan take over/take over top up dari bank lain dengan bunga beragam mulai dari 6,75% hingga 10%. BRI juga memiliki beragam promo KPR yang bisa disesuaikan dengan tenor dan plafond pinjaman.

4. Bank Mandiri

Sama seperti Bank Himbara lainnya, Mandiri juga memiliki program KPR, yang disebut dengan Mandiri KPR. Mandiri KPR adalah kredit pemilikan rumah bank mandiri yang diberikan secara perseorangan untuk membeli rumah tinggal/apartemen/ruko/rukan, baik melalui developer atau tidak.

Mandiri telah bekerja sama dengan lebih dari 900 proyek developer di seluruh Indonesia dengan jangka waktu hingga 20 tahun. Dengan suku bunga sensitif, suku bunga Mandiri KPR mulai dari 3,75% fix selama setahun, 4,25% fix tiga tahun, 4,5% fix 3 tahun, 5,5% fix 5 tahun, dan 8,5% fix 10 tahun.

KPR di Mandiri, umur minimal 21 tahun, maksimal 55 tahun (pegawai) dan 60 tahun (profesional/wiraswasta) saat masa kredit berakhir.

5. BCA

BCA merupakan salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, sehingga tentu saja memiliki program KPR. BCA setidaknya memiliki tiga program KPR, yaitu KPR Pembelian, KPR Refinancing, dan KPR Renovasi.

Besar suku bunga yang ditawarkan yakni 7% fix setahun, 7,50% fix dua tahun, 8% fix tiga tahun dan 8,5% fix empat tahun. Setelah jangka waktu fixed rate berakhir, suku bunga yang berlaku adalah suku bunga variabel (floating) dan ditinjau setiap enam bulan.

Berbeda dengan Bank BUMN yang memiliki tenor hingga 30 tahun, tenor di BCA paling tinggi hanya 10 tahun saja.

6. CIMB Niaga

Selain BCA, CIMB Niaga juga jadi salah satu bank swasta yang rajin menyalurkan KPR, bahkan memiliki tenor Panjang hingga 25 tahun. Bunga KPR CIMB Niaga dimulai dari 5% hingga 8,66%, secara rinci, bunga 5% akan fix selama tiga tahun, 6% fix selama lima tahun, dan 6,36% fix selama enam tahun. Ada juga bunga fix selama 10 tahun dengan bunga 8,66%.

KPR CIMB Niga juga bisa digunakan untuk pembelian rumah, apartemen, ruko/rukan tanah kavling, alih pinjaman, renovasi rumah, multiguna, dan juga top up.

[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)


  • Share