Duh! Ratusan Pemuda Protes Blokir Jalan dan Bakar Ban Depan Sirkuit Mandalika

  • Share
Jakarta

Aksi protes terjadi di depan jalan Sirkuit Mandalika, Lombok. Setidaknya ada ratusan pemuda melakukan pemblokiran jalan dan membakar ban di lokasi tersebut. Ada apa?

Aksi blokir jalan dan bakar ban tersebut merupakan bentuk protes terhadap PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) maupun Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Adapun ratusan pemuda tersebut tergabung Karang Taruna Indonesia Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemuda-pemuda tersebut melakukan protes karena menganggap tidak dilibatkan dalam ajang MotoGP Mandalika. Aksi bakar ban pun dilakukan di tengah jalan, yang berbuntut munculnya kemacetan lalu lintas.

“Kami akan tetap melakukan protes, kalau kami tidak dilibatkan dalam ajang MotoGP Mandalika ini,” kata Srianom dalam orasinya di Praya, Selasa (8/2), seperti diberitakan oleh Antara.

Dalam orasinya, kelompok pemuda tersebut sebenarnya juga mengakui kalau sudah ada warga sekitar yang direkrut menjadi marshall. Namun mereka merasa pihak MGPA dan ITDC seharusnya bisa lebih banyak melibatkan pemuda di wilayah sekitar.

Pebalap Repsol Honda MarcMarquez tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (7/2/2022). Sebanyak 24 pebalap bersama tim telah tiba di Lombok untuk mengikuti tes pramusim MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Cicruit pada 11-13 Februari 2022.ANTARA FOTO/Ahmad SubaidiPebalap Repsol Honda MarcMarquez tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (7/2/2022). Sebanyak 24 pebalap bersama tim telah tiba di Lombok untuk mengikuti tes pramusim MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Cicruit pada 11-13 Februari 2022.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI

“Kami merasa kecewa kepada ITDC yang selama ini tertutup, tidak mau terbuka kepada masyarakat lokal,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Ketara Vena Supriadi mengatakan, paraMarshall yang dipekerjakan dalam ajang MotoGP Mandalika itu hanya diberikan gaji Rp 400 ribu, dan mereka bekerja selama dua minggu.

“Artinya masih banyak peluang warga lokal untuk bisa diberdayakan dalam ajang MotoGP ini. Kami banyak kemampuan, tapi tidak diberikan kesempatan untuk bekerja,” timpal dia.

Tanggapan ITDC

Menanggapi protes dan aksi tersebut, pihak ITDC menyatakan akan menerima aspirasi warga sekitar. Akan dilakukan diskusi dengan pihak terkait untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Kami akan diskusikan dengan pihak terkait apa yang menjadi aspirasi para pemuda ini,” jawab Managing Direktur PT ITDC Bram Subiandoro.

Aksi protes, blokir jalan, dan bakar ban ini terjadi hanya 24 jam setelah seluruh rider MotoGP tiba di Mandalika. Marc Marquez dkk mendarat di Lombok usai melakukan penerbangan dari Malaysia.

Pebalap-pebalap MotoGP dijadwalkan akan melakukan tes pramusim di Pertamina Mandalika International Circuit pada akhir pekan ini, 11-13 Februari. Sementara MotoGP Indonesia dijadwalkan bakal digelar pada pertengahan Maret mendatang.

Simak Video “Sirkuit Mandalika Kini Punya Nama Baru
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)

  • Share