Pemerintah Siapkan Rp8,3 Miliar Beli Mobil Kepresidenan Baru, untuk Apa? – Berita Otomotif

  • Share

JAKARTA – Pemerintah baru saja selesai menggelar tender pengadaan mobil kepresidenan baru dengan anggaran lebih dari Rp8 miliar.

Tender pengadaan kendaraan bermotor tahun anggaran 2022 tersebut, menurut situs LPSE Kementerian Keuangan, diadakan oleh Kementerian Sekretariat Negara untuk Istana Kepresidenan Jakarta.

Nilai Pagu Paket Rp 8.357.765.500, dengan Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Paket Rp8.315.976.200. Adapun sumber dana diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tender dengan kode 35735011 itu sendiri telah selesai. Dari 36 peserta yang mengikuti, pemenangnya ialah PT. Satria Internusa Perkasa (SIP) yang beralamat di Jl. Poin Mas Raya No. 42 B RT.003/RW.010 Kel. Mampang, Kec. Pancoran Mas, Depok (Kota), Jawa Barat.

Pemenang tender mobil kepresidenan pada 2022 memberikan Harga Penawaran Rp7.998.100.000, dengan Harga Terkoreksi di angka yang sama.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, seperti dikutip dari berbagai sumber pemberitaan arus utama, mengonfirmasi kalau pengadaan itu adalah untuk mobil-mobil kepresidenan bagi para tamu negara.

Dengan demikian, pemerintah tidak perlu lagi menyewa mobil saat sedang menerima kunjungan tamu-tamu negara.

Menurut Heru, tender dilakukan dengan benar, sesuai prosedur, serta transparan.

“Dalam pelaksanaannya, kami mengutamakan aspek efektivitas dan akuntabilitas serta transparansi anggaran. Tentunya kami menerima dan mempertimbangkan masukan apabila anggaran ini direalokasikan untuk kepentingan yang lebih prioritas atau mendesak,” papar dia.

Tender pengadaan mobil kepresidenan bukan sebuah langkah yang tiba-tiba. Heru menerangkan rencana itu sudah ada sejak 2018, juga telah melewati studi mendalam yang dilakukan bersama-sama dengan Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Wakil Presiden, plus Biro Umum.

Keputusan yang diambil, pengadaan mobil kepresidenan tidak dilakukan sekaligus dalam satu waktu tetapi bertahap mulai dari 2019 sampai dengan 2024 mendatang akibat terbatasnya pagu yang dialokasikan oleh Kementerian Keuangan.

“Jadi, memang untuk anggaran juga sudah direncanakan sejak awal,” tandas Heru. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<

  • Share