Paling Murah, Penjualan Bensin Pertamax Pertamina Naik 14%!

  • Share

Jakarta, OtoMobile.id – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi PT Pertamina (Persero) dikatakan termasuk paling murah dibandingkan harga BBM non subsidi oleh badan usaha swasta lainnya, seperti Shell, BP-AKR, maupun Vivo.

Harga BBM jenis bensin dengan nilai oktan (RON) 92 alias Pertamax misalnya, hingga saat ini masih dibanderol Rp 9.000 per liter, sementara bensin setara RON 92 di badan usaha lainnya telah dipatok dengan harga jauh lebih tinggi yakni mencapai sekitar Rp 12.000 per liter.

Ini artinya, harga jual BBM Pertamax Pertamina jauh lebih murah dibandingkan badan usaha swasta lainnya.

Dengan lebih murahnya harga bensin Pertamax ini, tak ayal turut mendongkrak penjualan bensin Pertamax.

Berdasarkan data PT Pertamina (Persero), penjualan bensin Pertamax pada Januari 2022 ini meningkat mendekati 14%.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, Irto Ginting mengatakan bahwa tren peningkatan penjualan BBM Pertamax ini juga disebabkan tingkat kesadaran masyarakat yang meningkat untuk mengonsumsi BBM lebih ramah lingkungan dan berkualitas.

Tercatat, saat masa Satgas Natal dan Tahun Baru 2021/2022 lalu, konsumsi pengguna Pertamax dan Dexlite bahkan di atas dari estimasi.

“Konsumsi Pertamax meningkat hampir 5%, mirip seperti peningkatan konsumsi Pertalite, dan untuk Dexlite bahkan konsumsinya meningkat hingga lebih dari 26% selama masa Satgas (Nataru). Ada kecenderungan masyarakat kini sudah lebih peduli untuk merawat mesin maupun lingkungan lewat penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan,” jelas Irto, seperti dikutip dari keterangan resmi Pertamina, Rabu (02/02/2022).

Sementara di Januari 2022, imbuhnya, tren peningkatan konsumsi BBM berkualitas juga dibuktikan dengan meningkatnya proporsi konsumsi masyarakat secara nasional. Konsumsi Pertamax secara nasional terus meningkat mendekati 14%. Untuk jenis diesel, saat ini Dexlite juga terus menunjukkan peningkatan meskipun masih kecil di angka 2%.

“Pertamina Patra Niaga akan terus melanjutkan edukasi dan mendorong penyaluran BBM berkualitas untuk dapat dinikmati masyarakat sebagai komitmen kami dalam mendukung energi yang lebih baik bagi lingkungan. Selain itu, kami juga terus memastikan fasilitas suplai dan proses distribusi ke SPBU terus berjalan dengan baik untuk mendukung ketahanan energi,” tambah Irto.

Irto melanjutkan, edukasi penggunaan BBM berkualitas ini menjadi komitmen Pertamina karena manfaatnya sangat terasa bagi performa kendaraan sekaligus untuk kesehatan lingkungan.

Menurut data, lebih dari 70% polusi udara disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor yang berasal dari kandungan sulfur dari BBM. Karenanya, Pertamina lanjut Irto, memang terus menawarkan produk berkualitasnya seperti Pertamax Series dan Dex Series sebagai bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraan modern.

“Mesin kendaraan tentu akan lebih terjaga dengan adanya zat aditif untuk membersihkan mesin, performa pun tidak perlu ditanya. Selain itu juga, produk-produk ini kadar sulfurnya rendah, jadi lebih ramah lingkungan. Ke depan Pertamina komitmennya adalah terus meningkatkan kualitas produk BBM baik secara spek untuk mesin yakni yang saat ini minimal RON 91 dan CN 51, maupun dari kadar sulfurnya agar sesuai dengan standar EURO,” paparnya.

[Gambas:Video CNBC]

(wia)


  • Share