Aturan Vaksin Booster Terbaru, Pastikan Sudah Memenuhi Persyaratan Ini Sebelum Berangkat ke Sentra Vaksinasi

  • Share

OtoMobile.id – Untuk mencegah gelombang 3 Covid-19, Pemerintah telah mengeluarkan perintah Vaksin booster yang sudah berjalan sejak 12 Januari 2022. Adapun aturan vaksin booster terbaru yaitu sebagai berikut.

Diketahui, vaksin booster ini diberikan kepada mereka yang sesuai persyaratan. Untuk informasi tiket dan jadwal vaksin booster,  Kemenkes (Kementerian Kesehatan)  RI menyampaikah bahwa informasi tersebut dapat ditengok di PeduliLindungi. Meski demikian, ada aturan vaksin booster terbaru.

Pemerintah menyampaikan, vaksin booster diberikan gratis kepada semua warga di Indonesia yang terlambat mendapatkan vaksin booster. Untuk selengkapnya, mari simak berikut ini aturan vaksin booster terbaru yang perlu diketahui yang dilansir dari berbagai sumber.

Aturan Vaksin Booster Terbaru

Baca Juga:
Ini Solusi Jadwal Vaksin Booster Tidak Muncul, Tetap Tenang dan Ikuti Beberapa Langkah Berikut

Merujuk pada Surat Edaran Nomor SR.02/06/II/408/2022, pelaksanaan vaksin booster dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten atau kota untuk masyarakat umum tanpa menunggu target capaian vaksinasi.

Kemenkes menyampaikan, jika ingin melakukan vaksin booster harus memenuhi sejumlah persyaratan. Adapun syaratnya yakni sebagai berikut:

  1. Berusia minimal 18 tahun
  2. Sudah mendapatkan vaksin dosis 2 minimal jangka waktu 6 bulan
  3. Prioritas yang menerima vaksin booster yaitu kelompok lansia (orang lanjut usia)  dan penderita immunokompromais

Setelah mengetahui syarat-syaratnya, penting juga untuk mengetahui aturan dalam pemberian jenis vaksin booster. Kemenkes menyampaikan, ada sejumlah aturan pemberian untuk jenis vaksin booster atau vaksin dosis ketiga.

Pemberian vaksin booster ini harus disesuaikan dengan riwayat saat menerima vaksin dosis 1 dan 2. Adapun jenis vaksin yang hingga sekarang sudah disetujui ada 5 jenis. Jenis-jenis vaksin tersebut yaitu sebagai berikut: 

  1. CoronaVac/Vaksin COVID-19 Bio Farma
  2. Vaksin Pfizer
  3. Vaksin AstraZeneca
  4. Vaksin Moderna
  5. Vaksin Zifivax

Dari 5 jenis vaksin ketiga (booster) ini, BPOM merekomendasikan penggunaan booster homolog serta heterolog. Untuk booster homolog ini yaitu vaksin booster seperti vaksin primer.

Baca Juga:
BPOM Perbolehkan Vaksin Sinopharm sebagai Vaksin Booster

Vaksin primer sendiri yaitu vaksin yang untuk dosis 1 dan dosis 2. Jadi, jika kamu melakukan vaksin dosis 1 dan dosis 2 menggunakan jenis Pfizer, maka saat melakukan vaksin primer menggunakan Pfizer.

  • Share