Unggul Duluan, Rahmad Darmawan Ungkap Penyebab Kekalahan Barito Putera dari Bhayangkara FC

  • Share

Rahmad Darmawan Ungkap Penyebab Kekalahan Barito Putera dari Bhayangkara FC: Kehilangan 2 Pemain Asing

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

OtoMobile.id, JAKARTA – Barito Putera kembali gagal dalam upayanya meraih kemenangan usai ditaklukkan Bhayangkara FC 2-1 pada pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2021/20220 yang terselenggara di Stadion Ngurah Rai, Bali, Selasa (1/2/2022).

Sebenarnya kans Barito Putera untuk mendapatkan poin sangat terbuka pada laga tersebut lantaran mereka lebih dulu mencetak gol melalui sepakan Bayu Pradana pada menit ke-58.

Akan tetapi keunggulan tak bisa mereka pertahankan karena  Bhayangkara FC sukses membalikkan kedudukan.

Baca juga: Hal-Hal Menarik Saat Bhayangkara FC Kembali Rebut Puncak Klasemen, Striker Gaek Comeback

Selebrasi Herman Dzumafo setelah membawa Bhayangkara FC mengalahkan Barito Putera dengan skor 2-1 dalam lanjutan pekan 22 BRI Liga 1 2021 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Selasa (1/2/2022) malam WIB.
Selebrasi Herman Dzumafo setelah membawa Bhayangkara FC mengalahkan Barito Putera dengan skor 2-1 dalam lanjutan pekan 22 BRI Liga 1 2021 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Selasa (1/2/2022) malam WIB. (Dok: LIB)

Baca juga: Cetak Dua Gol Indah Lewat Kepala di Usia 41 Tahun, Herman Dzumafo: Saya Pemain Paling Beruntung

Seusai laga, pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan membeberkan kekalahan timnya pada laga ini lantaran dirinya menggunakan plan B di mana dua pemain asingnya, Renan Alven dan Kim Jun-sung tidak boleh main.

Rahmad Darmawan tak menjelaskan secara detail mengapa dua pemain asingnya tidak boleh main, diduga Renan Alven dan Kim Jun-sung tak bisa main karena positif covid-19.

Baca juga: Daftar 29 Pemain Timnas U-23 Indonesia untuk Piala AFF U-23 2022, Terbanyak Bukan dari Persebaya

“Sebetulnya kami terus berprogres dalam permainan, tapi ketika kami sudah bisa temukan tempo permainan kami malah dihadapkan masalah lain yang tidak bisa saya ceritakan. Anda tahu saya rasa. Kami harus kehilangan dua pemain asing di belakang dan itu di luar skema kami karena sampai kemarin kami buat simulasi mereka masih ada,” kata Rahmad Darmawan.

Selain hal itu, pelatih yang sukses membawa RANS Cilegon FC promosi ke Liga 1 musim depan itu juga menilai para pemainnya masih kurang pengalaman dari Bhayangkara FC.

Baca juga: Persija Jakarta Bertekad Jadikan Arema FC Korban Kebangkitan Macan Kemayoran, Mampukah?

Hal itu terlihat saat  Bayu Pradana dkk. yang unggul lebih dulu tapi tidak bisa mengatur ritme permainan yang menurutnya itu sangat diperlukan sebuah tim

“Sekarang saya tidak mau ini jadi satu eksis buat saya karena saya yakin anak-anak bisa, tapi itu tadi sepakbola kadang-kandang membutuhkan satu pengalaman dengan pengalaman bisa mengatur ritme kapan cepat, kapan pelan dan ini yang belum kami dapatkan di menit-menit akhir,” kata Rahmad Darmawan.

“Bagaimana pun mengubah tim dalam hitungan jam dengan sebuah strategi yang berbeda itu kadang-kadang tidak berjalan dengan baik,” pungkasnya.

  • Share