Tak Perlu Bersilat Lidah dan Jangan Ngeyel!

  • Share

OtoMobile.id – Anggota Komixi IX DPR Rahmad Handoyo mengatakan apa yang disampaikan Presiden Jokowi agar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten untuk dievaluasi sudah tepat.

Mengingat Indonesia yang kini sudah masuk gelombang ketiga Covid-19. Terlebih tingkat keterisian rumah sakit di Jabodetabaek, kata Handoyo sudah mulai naik.

“Saya kira jangan terlambat, jangan melakukan suatu retorika, jangan menunggu alasan rumah sakit tingkatnya lebih tinggi lagi, jangan. Tidak perlu beretorika, gak perlu kita bersilat lidah soal menunda dulu terhadap pendidikan tatap muka, saat ini sudah mengkhawatirkan kok kenaikan,” kata Handoyo kepada wartawan, Rabu (2/1/2022).

Handoyo meminta pemerintah daerah mengikuti arahan pusat. Apalagi Jokowi sendiri yang meminta evaluasi terhadap kebijakan PTM 100 persen.

Baca Juga:
Menteri Nadiem Sudah Diingatkan Tapi Malah Dilempar ke Pemda, Ujungnya DPR Minta Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen

“Itulah peran pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat mengikuti arahan bapak presiden dan rekomendasi dari ahlinya, ahli para dokter perkumpulan dokter. Kalau masih ngeyel gimana nih? Ahlinya dokter sudah menyampaikan untuk dievaluasi kok masih berkomentar tidak akan bertindak cepat,” kata Handoyo.

Ia menyarankan evaluasi PTM 100 persen tidak hanya dilakukan di tiga provinsi. Melainkan juga di provinsi lain yang memang kenaikan kasus positif Covid mengalami lonjakan

  • Share