Viral Bikin SIM A dan SIM C Sampai Rp 600.000, Polisi Pastikan Hoaks

  • Share
Jakarta

Beredar di media sosial pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang menelan biaya cukup mahal. Bahkan disebutkan pembuatan SIM itu mencapai Rp 600.000.

Divisi Humas Polri meluruskan kabar viral soal pembuatan SIM tersebut. Polri memastikan, unggahan viral sosal biaya SIM yang mencapai Rp 600.000 hoaks.

“Telah beredar konten yang memberikan informasi jasa pembuatan SIM A dan SIM C dengan mencantumkan nominal harga senilai Rp 550.000 hingga Rp 600.000. Divisi Humas Polri memastikan bahwa informasi tersebut adalah HOAX atau TIDAK BENAR,” tulis Divisi Humas Polri di akun Facebook resminya.

Biaya penerbitan SIM telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Buka Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Lampiran Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2020 menentukan biaya resmi penerbitan SIM. Pada peraturan tersebut, biaya bikin SIM tak ada yang sampai Rp 500.000.

Berikut detail biaya penerbitan SIM sesuai PP No. 76 Tahun 2020

Biaya Bikin SIM baru

  • SIM A: Rp 120.000
  • SIM B I: Rp 120.000
  • SIM B II: Rp 120.000
  • SIM C: Rp 100.000
  • SIM C I: Rp 100.000
  • SIM CII: Rp 100.000
  • SIM D: Rp 50.000
  • SIM D I: Rp 50.000
  • SIM International: Rp 250.000

Sedangkan di bawah ini adalah biaya perpanjangan Masa Berlaku SIM

  • SIM A: Rp 80.000
  • SIM B I: Rp 80.000
  • SIM B II: Rp 80.000
  • SIM C: Rp 75.000
  • SIM C I: Rp 75.000
  • SIM CII: Rp 75.000
  • SIM D: Rp 30.000
  • SIM D I: Rp 30.000
  • SIM International: Rp 225.000.

Sebagai catatan, biaya di atas belum termasuk biaya tes kesehatan, psikologi maupun asuransi.

Simak Video “Hati-hati! Ada Penipuan Jasa Pembuatan Smart SIM, Segini Harga Resminya
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/mhg)

  • Share