Diretas, Platform Uang Digital Crypto.Com Rugi Hingga Miliaran Rupiah

  • Share

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Namira Yunia Lestanti

OtoMobile.id – Kabar peretasan yang dialami platfrom pertukaran uang digital, Crypto.com mengegerkan penambangan cryptocurrency.

Melalui akun twitter analis kripto OXT Research, Kris Marszalek selaku CEO dari Crypto.com membenarkan adanya kabar tersebut. Dilansir The Verge, aksi perentasan tersebut dilakukan pada Rabu (19/1/2022) kemarin.

Baca juga: Pamer Bored Ape Yacht Club Barunya di Twitter, NFT Neymar Dibanderol Rp 15 Miliar

Dalam postingan tweet di akunnya, Marszalek menyebutkan tidak ada dana pelanggan yang hilang.

Namun tak berselang lama salah satu perusahaan keamanan, PeckShield turut melontarkan sebuah tweet yang mengklaim bahwa, kerugian dari peretasan Crypto.com hingga 15 juta dolar AS dalam bentuk Etherium (ETH) dan dikirim ke Tornado Cash untuk “dicuci.”

Baca juga: CryptoBatz Proyek NFT Ozzy Osbourne Bagikan Tautan Penipuan, Pengikutnya Alami Kerugian Ribuan Dolar

Sebagai informasi tambahan, Tornado Cash ialah sebuah alat yang dapat digunakan untuk menyembunyikan tujuan akhir Ethereum yang dikirim.

Setelahnya, barulah Marszalek mengakui kerugian yang dialami Crypto.com.

Dalam postingan di akun twitternya pihaknya menyebutkan “Pada hari Senin, 17 Januari 2022 sekitar pukul 12:46 UTC sistem pemantauan risiko Crypto.com mendeteksi aktivitas tidak sah pada sejumlah kecil akun pengguna di mana transaksi disetujui tanpa kontrol otentikasi 2FA yang dimasukkan oleh pengguna”

Diperkirakan koin-koin yang dicuri tersebut berasal dari 483 akun pengguna Crypto.com. Dilansir dari The Verge, koin digital lainnya yang dicuri yaitu 443,93 BTC atau sekitar 18,6 juta dolar AS serta 66.200 dollar AS dalam bentuk mata uang digital lainnya. Penarikan koin tersebut sejauh ini tercatat sebagai penarikan tidak sah.

Total kerugian dari peretasan pada platfrom uang digital Crypto.com ditaksir mencapai 33 juta dolar AS. Perentasan ini merupakan kasus pertama yang pernah dialami platfrom Crypto.com.

Setelah aksi tersebut, CEO Crypto.com menyatakan bahwa ia dan timnya kini tengah berupaya memperkuat infrastruktur keamanan yang mulanya menggunakan otentikasi multi-faktor (MFA) kini diganti menjadi protokol otentikasi dua faktor (2FA).

Marszalek juga menambahkan akan mengganti kerugian dari 400 akun yang diretas setelah pihaknya selesai memastikan konfirmasi kepada pemilik akun.

  • Share