Modifikasi Subaru Impreza WRX STi Type C 2002 Milik Bos Kabel, Kembali ke Habitat Tanah

  • Share

Oto Mobile – Pergeseran jaman tak dapat dipungkiri membuat kamus modifikasi pun bertambah kaya. Jika dahulu hanya kenal aliran street racing, elegan, dan semacamnya, kini beberapa sangat peduli terhadap fitment atau sektor kaki-kaki.

Hal tersebut tak berlaku untuk pemilik Subaru Impreza WRX STi Type C ini, ia beranggapan seharusnya mobil yang memiliki DNA rally sejak lahir, harus kembali ke habitat asalnya di medan aspal dan gravel.

Adalah Rudy Roosbinardy yang mengkonversi total WRX STi Spec C ini dari yang punya status street legal menjadi siap tempur di trek tanah.

“Saya memang senang dengan rally sejak dulu, tapi memang ada beberapa mobil yang sengaja saya modif dengan tema street performance, lebih ke mengikuti DNA mobilnya saja sih,” jelas Rudy, sapaan akrabnya.

Baca juga: Subaru WRX STi Milik Juara Nasional Speed Rally Ini Hasil Modifikasi Prodrive Inggris

Masuk ke kategori Group N, mobil yang siap ddigeber ini sudah memakai mesin yang telah di upgrade menggunakan produk Tomei dengan status Stage 3, sayangnya beliau tidak menyebutkan secara detail apa isi dari ruang bakar mesin berkode EJ ini.

“Yang jelas OEM piping-nya tidak boleh ada ubahan atau modifikasi, sesuai standarisasi FIA,” ujarnya singkat.

Di bagian kaki-kaki, mobil ini dilengkapi suspensi tipe competition coilover dari Tein dengan fitur electronically adjustable yang artinya rebound, damping dari suspensi ini dapat diatur sesuai karakteristik trek dan pembalap hanya dengan menekan tombol saja.

“Sudah pakai stabilizer atas-bawah juga, tapi saya lupa mereknya. Yang jelas untuk setup suspensi dan kaki-kaki sudah oke,” kata pria yang tergabung dalam grup Prapanca ini.

Baca juga: Jeep Cherokee Ini Dirombak Total Agar Bisa Ngebut Di Atas Tanah

Pemadam api dan roll cage sebagai standarisasi keamanan pun menjadi menu wajib saat melahap beberapa special stage, dengan status FIA approved, mobil ini klaimnya pun siap disiksa saat di medan rally yang tak terprediksi.

“Transmisi sudah pakai dogdrive, dan final gear sudah jadi ‘kasar’ dan rapat khas rally di angka 43,” Beber pria yang juga terjun di balap Vespa itu.

Ia juga bilang kalau sekarang, mobilnya masih mengandalkan piggyback dari Dastek Unichip Q+ sambil menunggu untuk memasang standalone engine management system dari Haltech.

“Setup piggyback ini yang masih kurang responsif, dan ini yang masih ‘PR’ kita,” tutup bos perusahaan kabel tersebut.

Spesifikasi

Mesin EJ-Series Tomei Stage 3 internal
Suspensi Tein electronically adjustable coilover
Roll cage FIA approved
Piggyback Dastek Unichip Q+
Final Gear 43
Transmisi dogdrive

  • Share