Ledakan Keras di Sibolga Bikin 3 Orang Terluka, Begini Pengakuan Saksi Mata

  • Share

OtoMobile.id
Sebuah ledakan keras terjadi di sebuah gudang di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Senin (24/1) hari ini. Warga di sekitar gudang tersebut pun lari berhamburan kala mendengar ledakan keras tersebut.

“Betul itu di Sibolga, di Tangkahan Beringin sekitar pukul 09.30 WIB,” ungkap Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra, di Medan.

Menurutnya, ada tiga orang yang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut. “Luka tiga, sekarang sudah dibawa ke RS,” jelasnya.

Untuk saat ini, ledakan tersebut diduga terkait dengan bom ikan. Ia menyatakan bahwa ledakan tersebut tak terkait dengan aksi terorisme.

“Enggak. Diduga kuat itu berasal dari bom ikan. Nanti tim Labfor akan turun,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, mengungkapkan bahwa tiga orang korban luka-luka tersebut dilarikan ke RSU FL Tobing. Taryono mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun ada tiga rumah warga yang mengalami kerusakan.

“Ada tiga korban akibat peristiwa ini, dan saat ini sedang dirawat di RSU FL Tobing Sibolga,” ujarnya. “Saat ini sedang didata dan ditaksir bersama pihak keluarga berapa kerugian ketiga rumah yang rusak itu.”

Di sisi lain, salah seorang saksi mata bernama Tanti Pramita Pasaribu mengaku sedang berada di kantor yang jaraknya hanya beberapa meter dari titik ledakan pada saat kejadian. Pada saat ledakan pertama terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, Tanti dan beberapa orang lainnya di kantor itu langsung melarikan diri.

“Pas lagi di kantor kami mau nyetor, meledaklah pertama. Lari lah kami,” katanya.

Seorang saksi lain bernama Suaiba yang juga berada di dalam kantor bersama Tanti mengungkapkan hal senada. Tangan kanan Suaiba bahkan terasa sakit terkena serpihan ledakan tersebut.

“Bengkak tanganku sebelah sini kena serpihan. Terjatuh aku, kayak ada yang mendorong,” ungkap Suaiba. “Jarak kami dengan gudang yang meledak sekitar tiga meter.”

(wk/Bert)

  • Share