Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa, Pemkab Pandeglang Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari

  • Share

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

OtoMobile.id, PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan menyikapi bencana gempa bumi yang terjadi Jumat (14/1/2022) sore.

Diketahui akibat gempa berkekuatan Magnitudo 6,6, ratusan bangunan di Kabupaten Pandeglang mengalami rusak berat dan ringan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mencatat ada 738 bangunan yang rusak.

Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang, Girgi Jantoro, mengatakan kerusakan bangunan tersebar di 28 kecamatan dan 113 desa.

“Kami masih melakukan monitoring dan pendataan,” katanya saat dihubungi, Sabtu (15/1/2022)

Bangunan yang rusak sebagian besar adalah rumah, fasilitas umum, dan bangunan sekolah.

Bangunan sekolah yang rusak parah terjadi di Kecamatan Sumur.

Baca juga: Gempa Banten: Ratusan Bangunan Terdampak, BMKG Catat 26 Gempa Susulan

Pemkab Pandeglang terus mengerahkan bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial Pandeglang.

Jumlah yang rusak ringan, sedang, dan berat ada 263 rumah, 10 sekolah, satu puskesmas, satu masjid, satu pesantren, dan tiga kantor desa.

  • Share