Polda Banten akan Turunkan Personel untuk Trauma Healing Korban Gempa

  • Share

OtoMobile.id – Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho memantau langsung ke lokasi terdampak gempa dengan magnitudo 6,6 pada Jumat (14/1) pukul 16.05 WIB. Gempa bumi di Banten tersebut dirasakan juga oleh warga Jabodetabek.

“Kapolda Banten dan beberapa PJU pagi ini pukul 07.30 WIB, berangkat ke Kecamatan Sumur untuk melihat langsung mitigasi bencana,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga, Sabtu (15/1).

Selain itu, Polda Banten akan menurunkan personel untuk membantu menghilangkan atau mengurangi trauma kepada masyarakat.

“Biro SDM Polda Banten telah menyiapkan tim psikologi untuk melaksanakan giat trauma healing bagi korban gempa,” katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa susulan sebanyak lima kali di Banten. Kekuatan gempa susulan tertinggi yakni bermagnitudo 5,7.

“Hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan adanya lima kali gempa susulan dengan magnitudo sebesar 5,7 dan terkecil 3,5,” jelas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dalam konferensi pers, Jumat (14/1).

Bambang memastikan, BMKG terus memonitor gempa susulan yang terjadi di Banten. Dia juga menyampaikan telah menerima laporan kerusakan sejumlah bangunan akibat gempa.

Seperti di Kecamatan Munjul dan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Kerusakan yang terjadi pada dua kecamatan tersebut ialah plafon rumah ambruk dan dinding rumah roboh.

“Namun, kalau melihat dari struktur bangunan, konstruksi bangunanya memang tidak tahan gempa,” ucapnya. [ray]

Baca juga:
Rumah Rusak di Pandeglang Akibat Gempa Bertambah jadi 738 Unit
Sempat Terdampak Gempa, Listrik di Banten Kini Pulih 100 Persen
Data Polda Banten: Puluhan Rumah dan Enam Sekolah Rusak Akibat Gempa M 6,6
Gempa Banten Terasa Hingga Jakarta, Penghuni Apartemen Sebut Tembok Seperti Goyang
Kepala BMKG: Dalam 30 Hari Terakhir Aktivitas Kegempaan di Banten Meningkat

  • Share