Polisi Ringkus Tiga Penambang Emas Ilegal di Aceh

  • Share

OtoMobile.id – Polisi menangkap tiga orang penambang emas ilegal di Desa Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Naga Raya, Aceh. Ketiga pelaku itu berinisial AH (54), MA (21), dan ALT (46). Mereka ditangkap di lokasi tambang emas ilegal tersebut, Kamis (13/1).

Kapolres Nagan Raya, AKBP Setiyawan Eko Prasetiya mengatakan, penindakan yang dilakukan pihaknya tersebut merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat tentang adanya praktik penambangan ilegal yang sudah meresahkan.

“Terima kasih bagi masyarakat yang sudah peduli dan melaporkan kegiatan ilegal tersebut. Kita sudah komitmen akan mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang melakukan penambangan secara ilegal, karena itu akan merusak lingkungan,” katanya, Jumat (14/1).

Dia menjelaskan, penangkapan pelaku tambang emas ilegal itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Machfud.

Di lokasi penambangan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit alat berat jenis eskavator merek Hitachi, dua lembar ambal penyaring emas warna hijau, dan satu unit indang –alat pemisah emas dan pasir.

“Saat ini, semua pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Polres Nagan Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Para pelaku dijerat pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Jo pasal 55 ayat 1 ke-4 KUHPidana. [fik]

Baca juga:
Ungkap Tambang Emas Ilegal di Aceh, Polisi Diadang Ratusan Orang
Pendulangan Emas Ilegal di Jayapura Dituding Picu Banjir
Mengebor Minyak Secara Ilegal, Empat Petani di Muratara Terancam 6 Tahun Penjara
Pemprov Jateng dan Polisi Bentuk Satgas Tertibkan Penambangan Ilegal
Cegah Kerusakan Lingkungan, Ganjar Minta Pemerintah Selektif Beri Izin Penambangan

  • Share